Kok Heater Bisa Nyetrum? Bisa Jadi Bukan Produknya yang Bermasalah, Ini Penjelasan Simpelnya

Pernah nggak sih lagi enak-enaknya mandi air hangat, terus tiba-tiba kepikiran, “Eh, water heater aman nggak ya? Soalnya pernah dengar cerita orang kesetrum.”

Kalau pernah kepikiran begitu, tenang, kamu nggak sendirian.

Memang, cerita soal water heater nyetrum sering bikin orang jadi ragu buat memasang pemanas air di rumah. Padahal, kenyataannya bukan water heater-nya yang otomatis berbahaya. Yang sering jadi masalah justru instalasi listriknya, perawatannya yang kurang, atau ada komponen yang sudah mulai rusak tapi nggak disadari.

Daripada cuma menebak-nebak, mending kita bahas santai satu per satu.

“Jadi, Water Heater Itu Memang Bisa Nyetrum?”

Jawaban singkatnya, bisa, tapi bukan berarti semua water heater pasti seperti itu.

Bayangin aja seperti mobil. Kalau mobilnya dirawat dengan baik, rutin diservis, dan dipakai sesuai aturan, ya aman-aman saja. Tapi kalau remnya rusak terus dipaksa jalan, tentu risikonya jadi lebih besar.

Water heater juga begitu. Kalau instalasinya benar, grounding terpasang dengan baik, dan rutin dicek, sebenarnya penggunaannya sangat aman.

“Nah, Biasanya Penyebabnya Apa?”

1. Grounding-nya Bermasalah

Ini yang paling sering jadi biang kerok. Coba bayangkan grounding itu seperti jalur darurat buat listrik.

Kalau ada arus bocor, listrik akan langsung dialihkan ke tanah. Tapi kalau jalur ini nggak ada atau pemasangannya kurang benar, arus bisa mencari jalan lain.

Dan sayangnya… jalan lain itu bisa lewat bodi water heater atau kran air. Makanya, grounding itu bukan sekadar pelengkap. Justru salah satu sistem keamanan paling penting.

Baca juga

2. Ada Air yang Bocor ke Bagian Kelistrikan

Kadang masalahnya sederhana. Ada sambungan pipa yang mulai rembes, seal mulai aus, atau konektor sudah longgar. Awalnya cuma netes sedikit.

Lama-lama air bisa mengenai bagian listrik. Nah, kalau sudah begitu, risikonya tentu meningkat.

Makanya, kalau lihat ada tetesan air di sekitar unit, jangan dibiasakan. Lebih baik dicek sebelum kerusakannya melebar.

3. Saluran Air Mulai Tersumbat

Mungkin kamu berpikir,

“Memangnya saluran mampet bisa bikin masalah listrik?”

Ternyata bisa. Saat aliran air terganggu, sistem bekerja lebih keras dari biasanya. Komponen dipaksa bekerja lebih lama, suhu meningkat, tekanan berubah, dan dalam jangka panjang performa water heater ikut menurun.

4. Air di Rumah Banyak Kandungan Kapurnya

Kalau tinggal di daerah yang airnya mengandung banyak mineral, biasanya kerak akan lebih cepat muncul.

Kerak ini menempel di elemen pemanas sedikit demi sedikit. Awalnya mungkin nggak terasa.

Tapi lama-kelamaan air panas jadi lebih lama keluar. Listrik yang dipakai juga makin banyak karena elemen pemanas harus bekerja ekstra.

“Terus, Gimana Biar Nggak Sampai Nyetrum?”

Sebenarnya caranya nggak ribet kok.

Yang penting rutin memperhatikan beberapa hal berikut.

Gunakan Teknisi Saat Instalasi

Jangan asal cari yang paling murah. Pemasangan water heater bukan sekadar menyambung pipa lalu selesai.

Ada instalasi listrik, grounding, jalur kabel, sampai pengaman yang semuanya harus sesuai standar. Lebih baik keluar sedikit biaya di awal daripada harus memperbaiki kerusakan yang jauh lebih mahal nantinya.

Pastikan Ada Grounding

Kalau teknisi bilang rumah belum punya grounding yang baik, jangan dianggap sepele. Grounding itu ibarat sabuk pengaman.

Mudah-mudahan nggak pernah dipakai. Tapi saat dibutuhkan, fungsinya sangat penting.

Pasang ELCB

Kalau belum pernah dengar ELCB, anggap saja ini seperti “satpam” untuk instalasi listrik.

Begitu mendeteksi ada arus bocor, alat ini langsung memutus listrik secara otomatis. Jadi sebelum arus mengenai pengguna, listrik sudah lebih dulu berhenti mengalir.

Sesekali Cek Kabel

Nggak perlu setiap minggu. Tapi sesekali lihat kondisi kabel.

Kalau mulai retak, mengeras, terkelupas, atau berubah warna, jangan ditunggu sampai benar-benar rusak. Lebih cepat diganti justru lebih aman.

Jangan Campur Banyak Alat dalam Satu Jalur

Kadang ada yang memasang water heater, AC, oven, dispenser, semuanya dalam satu jalur listrik.

Padahal water heater sendiri sudah membutuhkan daya cukup besar. Kalau beban terlalu berat, instalasi listrik juga ikut bekerja lebih keras.

“Kalau Water Heater Mulai Aneh, Harus Gimana?”

Nah, ini yang sering diabaikan. Banyak orang berpikir,

“Ah, nanti juga normal lagi.”

Padahal justru gejala kecil sering menjadi tanda awal kerusakan.

Misalnya:

  • air panas keluar lebih lama,
  • suhu tiba-tiba berubah, muncul suara yang tidak biasa,
  • ada bau gosong, atau bahkan terasa setrum kecil di kran.

Kalau sudah muncul salah satu tanda itu, jangan ditunggu berminggu-minggu. Semakin cepat dicek, biasanya kerusakannya juga belum terlalu parah.

“Boleh Dibongkar Sendiri?”

Kalau hanya membersihkan bagian luar, tentu tidak masalah. Tapi kalau sudah berkaitan dengan listrik atau komponen di dalam unit, sebaiknya jangan coba-coba.

Kadang niatnya ingin menghemat biaya. Eh, malah ada kabel yang salah pasang atau komponen lain ikut rusak.

Akhirnya biaya servis justru lebih besar. Lebih aman serahkan pada teknisi yang memang memahami sistem water heater.

“Jadi, Water Heater Aman Dipakai Setiap Hari?”

Selama instalasinya benar, menggunakan produk berkualitas, dan rutin dirawat, jawabannya iya.

Bahkan sekarang banyak keluarga menggunakan water heater setiap hari tanpa masalah.

Kuncinya bukan hanya memilih produknya, tetapi juga memastikan pemasangan dilakukan sesuai standar dan ada pemeriksaan berkala.

Kalau kamu sedang mencari pemanas air untuk rumah, WIKA Water Heater bisa menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan. Tersedia berbagai pilihan kapasitas untuk kebutuhan rumah tangga maupun komersial, lengkap dengan teknologi yang dirancang agar penggunaan air hangat tetap nyaman, efisien, dan aman.

Pada akhirnya, water heater bukan perangkat yang perlu ditakuti. Yang perlu diperhatikan justru cara memasang, menggunakan, dan merawatnya. Kalau ketiga hal itu dilakukan dengan benar, kamu bisa menikmati mandi air hangat setiap hari tanpa dihantui rasa khawatir.

Share this article

Solar Water Heater

Wika Heat Pump

Related articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tidak ada kiriman yang ditampilkan