Baju Berjamur dan Bau Apek? Kebiasaan Sepele Ini Sering Jadi Penyebabnya

Pernah ambil baju dari lemari lalu tiba-tiba tercium bau apek? Atau bercak hitam kecil muncul pada bagian kain, meskipun pakaian sudah dicuci sebelumnya

Kondisi diatas cukup banyak ditemui dan terjadi, apalagi saat musim hujan, atau juga jika pakaian lama disimpan di lemari

Banyak orang mengira jamur hanya muncul karena pakaian kotor, padahal penyebabnya sering datang dari kebiasaan sehari-hari yang kelihatannya sepele.

Salah satunya adalah menyimpan pakaian saat belum benar-benar kering.

Kadang baju memang terasa sudah kering di bagian luar, tapi ternyata masih lembap di area tertentu, terutama pada bahan tebal seperti jaket, jeans, atau sweater. Ketika langsung dilipat dan dimasukkan ke lemari, kelembapan itu perlahan memicu munculnya jamur dan bau tidak sedap.

Selain itu, kondisi lemari juga punya pengaruh besar. Lemari yang terlalu penuh biasanya membuat sirkulasi udara jadi buruk. Udara lembap terjebak di dalam, lalu pakaian jadi lebih mudah berbau apek. Apalagi kalau ruangan jarang terkena sinar matahari.

Ada juga kebiasaan menumpuk cucian kotor terlalu lama. Awalnya mungkin cuma karena malas mencuci atau belum sempat. Tapi pakaian yang bercampur dengan keringat dan kelembapan bisa jadi tempat berkembangnya jamur dan bakteri kalau dibiarkan berhari-hari.

Kalau jamur sudah muncul, banyak orang biasanya mencoba membersihkannya menggunakan air panas. Dan memang, air hangat sering membantu proses mencuci jadi lebih maksimal.

Suhu hangat dapat membantu melonggarkan noda, mengurangi bau apek, sekaligus membantu membersihkan kain lebih efektif dibanding air biasa. Karena itu banyak orang memakai air panas untuk mencuci pakaian yang terkena jamur ringan atau noda membandel.

Meski begitu, suhu air tetap perlu diperhatikan. Tidak semua jenis kain tahan terhadap panas tinggi. Beberapa bahan tertentu justru bisa cepat rusak atau berubah bentuk kalau direndam terlalu panas.

Biasanya langkah paling aman adalah merendam pakaian sebentar menggunakan air hangat, lalu mencucinya dengan deterjen seperti biasa. Setelah itu pakaian sebaiknya langsung dijemur di area yang terkena sinar matahari atau punya aliran udara yang baik.

Proses pengeringan ini penting banget. Karena sering kali masalah jamur bukan terjadi saat mencuci, tapi justru setelah pakaian selesai dicuci namun tidak benar-benar kering sempurna.

Selain membersihkan baju, kondisi lemari juga perlu diperhatikan. Banyak orang fokus mencuci pakaian berjamur, tapi lupa kalau area penyimpanannya masih lembap. Akibatnya bau apek muncul lagi beberapa waktu kemudian.

Makanya sekarang banyak rumah mulai merasa penting punya akses air panas yang praktis untuk kebutuhan sehari-hari. Bukan cuma untuk mandi, tapi juga membantu aktivitas rumah tangga seperti mencuci pakaian, membersihkan perlengkapan rumah, sampai menjaga kebersihan lebih nyaman dilakukan.

Hal kecil seperti tersedianya air hangat ternyata bisa membuat pekerjaan rumah terasa lebih simpel dan efisien.

Dan jujur saja, tidak ada yang suka membuka lemari lalu menemukan baju favoritnya malah bau apek atau penuh bercak jamur. Anda pastinya tidak akan sudi mengalaminya, karenanya sebaiknya mulailah untuk berinvestasi dengan water heater!

Wika Water Heater Official distributor pemanas air resmi BUMN Wika, yang sudah terpercaya selama berpuluh-tahun, diperkuat banyak tenaga ahli dan layanan tanya-jawab! Silahkan kunjungi toko solar water heater pula heat pump!

Share this article

Solar Water Heater

Wika Heat Pump

Related articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tidak ada kiriman yang ditampilkan