Bagaimana Perhitungan Kebutuhan Kapasitas Pemanas Air Anda?

Perhitungan kebutuhan kapasitas pemanas air sangat perlu dilakukan agar tidak terjadi kekurangan air panas dalam pemakaian, maupun kelebihan air panas yang disimpan di dalam tangki. Hal ini menjadi masalah umum dari customer karena kurang adanya penjelasan teknis yang baik dari sisi penjual. Akibatnya adalah tingginya biaya operasional listrik dan mempengaruhi lifetime produk tersebut.

Setiap tipe pemanas air memiliki cara yang berbeda dalam perhitungannya. Berikut kami coba jelaskan cara perhitungannya untuk beberapa tipe produk Wika Water Heater yang menjadi pilihan keluarga Indonesias selama lebih dari 20 tahun:

  1. Pemanas air tenaga surya (Wika Solar Water Heater)

Cara kerja tipe ini adalah menggunakan sinar matahari sebagai energi utama untuk memanaskan air secara langsung, untuk dapat dipakai 2 kali mandi (sore dan pagi hari berikutnya). Sesuai rekomendasi pabrik dapat digunakan untuk:

  • Wika SWH 130 Liter: kebutuhan mandi 1 – 3 orang/pengguna
  • Wika SWH 150 Liter: kebutuhan mandi 4 – 5 orang/ pengguna
  • Wika SWH 180 Liter: kebutuhan mandi 6 – 7 orang/ pengguna
  • Wika SWH 300 Liter: kebutuhan mandi 8 – 9 orang/ pengguna

Tidak lupa untuk tipe pemanas air wika ini dilengkapi oleh back up listrik yang dikontrol oleh thermostat, dimana ketika matahari tidak bersinar/ musim hujan, dan pemakaian yang berlebih, pemanas air ini tetap dapat menghasilkan air panas yang stabil.

  1. Wika Heat Pump Residential / Commerical

Prinsip kerja tipe Wika Heat Pump ini adalah menggunakan energy listrik, tetapi listrik hanya untuk mengoperasikan kompresor, dimana kompresor akan menekan hawa panas dan melewati heat exchanger. Lalu air yang bersirkulasi akan ditingkatkan suhunya sesuai dengan settingan.

Untuk cara menghitung kebutuhan kapasitas air panas tipe Wika Heatpump adalah dengan menentukan:

  • Jumlah kamar di hotel, rumah sakit, ataupun apartemen
  • Banyaknya jumlah orang yang ada di dalam suatu kamar
  • Tipe penggunaan air di setiap kamar ( Dengan shower, wastafel, atau bathtube)
  • Suhu awal air dingin dan tingkat suhu settingan air panas yang diinginkan

Setelah semua informasi diatas sudah didapat, kami akan menghitungkan kebutuhannya seperti contoh di bawah ini:

Perhitungan Kebutuhan Air Panas Wika Heat Pump
Perhitungan Kebutuhan Air Panas Wika Heat Pump
Kalkulasi Kebutuhan Heat Pump
Kalkulasi Kebutuhan Heat Pump

Baca juga.

  1. Wika Heatpump Pool (Pemanas Air Kolam Renang)

Pada tipe pemanas air kolam renang ini cara kerjanya sama seperti tipe Wika heatpump diatas, tetapi yang dipanaskan adalah air kolam renang. Kolam renang indoor akan lebih cepat waktu pemanasannya dibanding yang outdoor.

Pemanas air wika ini juga sangat diminati para pengguna pemanas air kolam renang. Penurunan biaya operasional yang signifikan membuat pemanas air kolam renang dengan tipe gas dan listrik kurang diminati untuk saat ini.

Untuk menghitung kebutuhan pemanas air kolam renang dengan brand Wika Water Heater ini harus memperhatikan:

  • Dimensi kolam renang ( panjang x lebar x kedalaman)
  • Posisi kolam (outdoor / indoor)
  • Suhu awal air kolam renang

Selain kami memberikan data kebutuhan  seperti contoh perhitungan sebelumnya diatas, untuk pemanas air kolam renang ini kami akan memberikan perbandingan kebutuhan operasional antara wika heatpump pool dengan tipe gas / listrik seperti dibawah ini:

Analisa Konsumsi Energi Listrik
Analisa Konsumsi Energi Listrik

Demikian penjelasan untuk cara menentukan kebutuhan pemanas air Wika. Apabila dibutuhkan diskusi lebih detail, PT Tekindo Utama sebagai distributor resmi produk Wika Water Heater siap membantu memberikan penjelasan dan edukasi yang baik kepada setiap customer kami.

Share this article

Solar Water Heater

Related articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tidak ada kiriman yang ditampilkan

Promo Wika
Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami