Heater Di Rumah Tidak Panas? Coba Cek 11 Hal Ini

Pagi-pagi masuk kamar mandi, sudah kebayang enaknya mandi pakai air hangat. Tapi begitu keran dibuka, bukannya air hangat yang keluar, malah air dingin. Duh, bisa langsung bikin malas mandi.

Kalau Anda sedang mengalami masalah water heater tidak panas, jangan langsung berpikir unitnya rusak. Ada beberapa penyebab yang sebenarnya cukup sederhana dan bisa dicek terlebih dahulu.

Nah, sebelum buru-buru panggil teknisi, coba perhatikan 11 hal berikut.

1. Cek Listriknya

Untuk water heater listrik, mulai dari yang paling gampang dulu. Cek saklar dan MCB di rumah.

Bisa saja listrik menuju water heater mati atau MCB mengalami trip. Kalau MCB kembali turun setiap kali dinyalakan, jangan terus dicoba. Lebih baik minta teknisi mengeceknya karena bisa ada masalah pada instalasi atau unit.

2. Pengaturan Suhu Terlalu Rendah

Kadang masalahnya bukan rusak, tetapi pengaturan suhunya berubah.

Coba lihat pengatur suhu pada water heater. Kalau terlalu rendah, air yang keluar memang tidak akan terasa hangat. Atur kembali sesuai kebutuhan, lalu tunggu beberapa saat.

3. Air Panas di Tangki Sudah Habis

Kalau menggunakan water heater dengan tangki, air panas tentu ada batasnya.

Misalnya, setelah digunakan mandi beberapa orang berturut-turut, persediaan air panas bisa saja habis. Jadi, tunggu sampai water heater selesai memanaskan air kembali.

4. Tekanan Air Terlalu Kecil

Water heater instan membutuhkan aliran air yang cukup agar sistem pemanasnya bisa bekerja.

Kalau air dari shower tiba-tiba kecil, coba cek tekanan air di rumah. Pastikan juga katup air yang menuju water heater terbuka dengan baik.

5. Shower Penuh Kerak

Jangan langsung menyalahkan water heater. Bisa jadi justru kepala shower yang bermasalah.

Kerak dan kotoran yang menumpuk dapat membuat aliran air menjadi kecil. Coba bersihkan shower secara rutin. Kalau setelah dibersihkan alirannya kembali lancar, berarti masalahnya memang bukan pada pemanas.

6. Baterai Water Heater Gas Habis

Pada beberapa jenis water heater gas, baterai digunakan untuk membantu sistem pemantik.

Kalau baterainya sudah lemah atau habis, api tidak akan menyala dengan normal ketika keran dibuka. Jika unit Anda menggunakan baterai, coba periksa dan ganti sesuai petunjuk produknya.

7. Pasokan Gas Tidak Normal

Untuk water heater gas, pastikan pasokan gas tersedia dan sistemnya bekerja sebagaimana mestinya.

Tapi ingat, jangan coba-coba membongkar jalur gas sendiri. Kalau sampai tercium bau gas, hentikan penggunaan dan segera minta bantuan teknisi.

8. Elemen Pemanas Bermasalah

Nah, kalau bagian ini yang bermasalah, biasanya pemeriksaannya sudah masuk tahap teknis.

Elemen pemanas merupakan komponen yang bertugas memanaskan air pada water heater listrik. Seiring waktu, komponen ini bisa mengalami kerusakan atau penurunan kinerja.

Kalau semua pemeriksaan dasar sudah normal tetapi air tetap dingin, bagian ini sebaiknya diperiksa oleh teknisi.

9. Banyak Kerak di Dalam Water Heater

Kandungan mineral dalam air dapat meninggalkan endapan atau kerak. Kalau dibiarkan terlalu lama, penumpukan tersebut bisa mengganggu kinerja water heater.

Itulah kenapa water heater juga membutuhkan perawatan. Tidak harus sering dibongkar, tetapi pemeriksaan berkala bisa membantu mencegah masalah yang lebih besar.

10. Ada Kebocoran

Coba perhatikan juga apakah ada air yang menetes atau bocor dari bagian water heater maupun sambungan pipanya.

Kebocoran yang tidak biasa sebaiknya jangan dibiarkan. Selain bisa membuat penggunaan air menjadi boros, kondisi tersebut dapat menunjukkan adanya masalah pada komponen tertentu.

Kalau menemukan kebocoran serius, matikan unit dan hubungi teknisi.

11. Water Heater Sudah Terlalu Lama

Ini juga sering dilupakan.

Kalau water heater sudah bertahun-tahun digunakan dan belakangan mulai sering bermasalah, mungkin memang sudah waktunya mempertimbangkan penggantian.

Jangan sampai setiap beberapa bulan harus servis. Kalau biaya perbaikannya sudah mulai terasa berat, membandingkan biaya servis dengan membeli unit baru bisa menjadi pilihan yang lebih masuk akal.

Jadi, Kenapa Water Heater Tidak Panas?

Kalau diringkas, penyebabnya bisa berasal dari hal sederhana sampai masalah pada komponen internal, misalnya:

  • listrik mati atau MCB trip,
  • pengaturan suhu terlalu rendah,
  • air panas di tangki habis,
  • tekanan air kecil,
  • shower tersumbat,
  • baterai pemantik habis,
  • pasokan gas bermasalah,
  • elemen pemanas mengalami gangguan,
  • kerak menumpuk,
  • terjadi kebocoran,
  • atau usia water heater memang sudah terlalu lama.

Jadi, jangan langsung menyimpulkan water heater rusak hanya karena air tiba-tiba dingin. Cek dulu hal-hal sederhana yang memang aman dilakukan.

Kalau sudah menyangkut listrik, gas, atau komponen bagian dalam, jangan dipaksakan untuk memperbaikinya sendiri. Lebih aman serahkan kepada teknisi yang memang paham cara menangani water heater.

Dan kalau unit lama sudah terlalu sering bermasalah, mungkin sekarang saatnya mempertimbangkan water heater baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan rumah.

Jadi, Apa yang Harus Dilakukan?

Ketika water heater tidak panas, jangan langsung panik. Cek dulu hal-hal sederhana seperti listrik, pengaturan suhu, tekanan air, shower, atau baterai pemantik.

Kalau masalahnya berkaitan dengan listrik, gas, elemen pemanas, atau bagian internal unit, jangan nekat membongkarnya sendiri. Lebih aman serahkan kepada teknisi yang berpengalaman.

Kalau water heater memang sudah sering bermasalah, Anda juga bisa mempertimbangkan solar water heater sebagai alternatif yang memanfaatkan energi matahari untuk memenuhi kebutuhan air panas di rumah.

Share this article

Solar Water Heater

Wika Heat Pump

Related articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tidak ada kiriman yang ditampilkan